Shutdown Windows sebelum mematikan PC

Mitos: Hal-hal buruk akan terjadi jika Anda mematikan PC tanpa men-shutdown Windows. Hard disk bisa rusak, kehilangan data, atau koneksi ke jaringan tak lagi berfungsi setelah restart.

Fakta: Jika Anda mematikan PC ketika hard disk sedang bekerja, Anda memang mendapat file yang tak dapat dibaca karena belum tuntas ditulis ke hard disk. Data baru yang belum sempat tersimpan akan hilang. CHIP melakukan crash-test dengan mematikan begitu saja sebuah PC Windows XP Home berkali-kali. Banyak aplikasi seperti Word dibiarkan terbuka, koneksi jaringan dan Internet juga belum diputus. Ternyata PC tetap berfungsi tanpa masalah.

Jika koneksi ke jaringan tidak lagi berfungsi, yang rusak adalah file konfigurasi Windows yang kemungkinan sedang terbuka ketika PC dimatikan bukan hardware-nya. Kesimpulannya, mematikan PC begitu saja tidak merusak hardware seperti hard disk atau LAN-card. Namun, proses shut down yang benar akan menjamin data Anda tidak rusak.

Advertisements

RAM yang kosong mempercepat Windows

Mitos: Jika RAM secara teratur dikosongkan dengan sebuah file batch atau RAM-tool, Windows akan bekerja jauh lebih cepat dan lancar.

Fakta: Windows sering menyimpan file sementara yang masih dibutuhkannya dalam RAM. Jika RAM terus menerus dibersihkan, Windows terpaksa menyimpannya di hard disk. Karena akses ke hard disk perlu waktu lebih lama, Windows bukannya menjadi lebih cepat, malah lebih lambat.

Memperbesar IOPageLock dalam registry

Mitos: Inti sistem operasi mendapat lebih banyak RAM jika nilai IOPageLock diperbesar. Akses ke registry ini mempercepat Windows karena perintah dapat diambil lebih cepat dari RAM.

Fakta: Tips ini memang berfungsi pada Windows NT4 dan Windows 2000 keluaran awal. Namun, dengan adanya Service Pack 1 untuk Windows 2000, Microsoft sengaja menghapus fungsi tersebut. Ini dikonfirmasikan oleh Jamie E. Hanrahan—salah seorang pengembang kernel—di website www.cmkrnl.com. Kesimpulannya, tips ini tidak ada efeknya pada semua sistem Windows 2000 sejak SP1.

Mengoptimalkan L2-cache

Mitos: Dalam setting standar, Windows XP mampu mengelola maksimal 256 KB dari L2-cache yang terintegrasi dalam CPU. Melalui registry-tweak Anda dapat meningkatkan nilai tersebut dan Windows menjadi lebih cepat.

Fakta: Saat boot, bagian inti sistem operasi yang disebut sebagai Hardware Abstraction Layer (HAL) akan memeriksa kapasitas L2-cache yang tersedia di CPU lalu menyampaikannya kepada Windows. Jika ukuran cache tidak dapat diketahui—apa pun alasannya—Windows XP akan menetapkan nilainya ke 256 KB. Ini sebabnya mengapa Windows menjadi lamban. Semua CPU sejak Pentium II sudah mendukung pemeriksaan L2-cache oleh HAL. Intel menyebut fungsi ini sebagai ‘Associative L2-cache Design’. Pada CPU lama, registry-tweak sama sekali tidak berguna karena besarnya L2-cache lebih kecil dari 256 KB.

Cara Hack ( Bobol ) password administrator ( Admin ) Windows XP

Tulisan ini saya buat bukan untuk digunakan membobol komputer orang lain, tetapi semata-mata hanya untuk digunakan di komputer anda saja sebagai latihan. dan berjaga-jaga agar komputer anda tidak di-bobol oleh orang lain. Saya yakin banyak diantara teman-teman yang sudah tahu cara ini, namun buat teman-teman yang masih pemula bisa jadi bahan belajar bersama. Tips ini dapat berguna jika suatu saat anda lupa password admin (administrator) windows anda, jika kondisinya demikian maka anda pasti tidak dapat login (log on) sebagai admin atau superuser ke komputer anda dan otomatis tidak dapat menginstal atau melakukan perubahan pada komputer anda, karena biasanya anda hanya bisa login sebagai guest yang hak aksesnya terbatas.

Jika kondisi komputer anda seperti di atas, ada beberapa pilihan yaitu:
1. melakukan clean install
2. membobol dengan menggunakan software
3. membobol dengan disk booting kemudian menghapus file asm secara manual
4. membobol dengan safe mode (hanya berhasil jika saat instal password adminnya kosong)

Ada beberapa cara untuk dapat membobol (hack) password Windows anda,

1. Kasus password adminnya kosong (saat diinstal tidak di password)
langkah mengatasinya:
a. Booting komputer
b. Tekan F8 akan muncul pilihan Safe Mode, plih Safe Mode
c. Saat muncul halaman login tekan Ctrl+Alt+Delete lakukan sebanyak 2 kali agar muncul kotak login Administaror, isi user dengan Administrator, kemudian masukkan password terserah anda, klik OK atau Enter
d. Restart komputer anda, booting secara normal
e. Pilih/login sebagai Administrator, jika tidak muncul tekan Ctrl+Alt+delete 2 kali, setelah kotak login muncul masukkan user : Administrator, kemudian password sesuai yang dibuat di safe mode tadi, klik OK, jika tidak ada masalah maka bisa login ke windows anda, jika tidak bisa login berarti anda harus menggunakan software untuk membobolnya, karena saat diinstal adminnya sudah diproteksi.

2. Kasus Administratornya di password, harus diboobol dengan software atau menggunakan disk booting kemudian menghapus file asm secara manual

Dalam bahasan kali ini kita akan mencoba menggunakan Hirens BootCD
Prinsip kerja dari software ini adalah mereset password administrator windows anda, jadi setelah password di reset maka passwordnya akan dihapus sehingga anda bisa login ke windows anda.

a. Siapkan CD Hiren’s BootCD
b. Atur di BIOS agar urutan booting dimulai dari CD ROOM / DVD ROOM
c. Masukkan CD Hirens BootCD, kemudian restart komputer
d. Jika berhasil maka proses booting akan dimulai dari CD

Pilih option no.3 “password and registry tools …” tekan enter

e. Pilih option no.1 ” Active password changer ….. “tekan enterf. Pilih option no. 2 ” Search for MS SAM database ……” tekan enterg. pilih drive yang berisi Windows yang akan di reset password adminnya, biasanya secara default ada di drive C atau hd0, jika dalam komputer adanda lebih dari satu Windows maka arahkan ke drive yang berisi windows tersebut
Tekan enter,

h. Pilihlah pasword yang akan anda bobol, contohnya Administrator
jika muncul pesan password sukses di reset, maka restart komputer anda, kemudian booting secara normal maka windows anda sudah normsl kembali, tanpa password admin.

i. Pada dialog selanjutnya pilih Clear This User Password (tekan spasi untuk memberikan tanda X pada kurung)
jika muncul pesan password sukses di reset,
Tekan tombol Esc (escape) untuk kembali ke dos keluar dari hirens CD

Restart komputer anda, kemudian booting secara normal maka windows anda sudah normsl kembali, tanpa password admin.Selain menggunakan hirens CD (komersil) maka anda juga bisa menggunakan ophcrack (opensource /gratisan), kelemahan ophcrack terkadan tidak bisa menemukan password adminnya.

Newer entries » · « Older entries